Ichsanuddin Noorsy
Pakar ekonomi politik yang mengajukan gagasan kritis bahwa utang luar negeri telah bertransformasi menjadi instrumen “perang asimetris” atau “jebakan utang” (debt trap) yang digunakan oleh kekuatan global untuk mendikte kebijakan negara berkembang. Dalam konteks proyek Whoosh, ia mengkritisi pergeseran skema pembiayaan dari B2B ke B2G sebagai bentuk “penggadaian kedaulatan negara”.
Catatan
Disebutkan dalam artikel sebagai sumber gagasan kritis mengenai transformasi utang luar negeri menjadi instrumen geopolitik.
