title: “Rumor Akuisisi BBCA oleh Haji Isam” tags: - peristiwa entity_type: peristiwa entity_id: “rumor-akuisisi-bca-haji-isam”
tanggal: - “2026-09-29”
lokasi: - “Indonesia”
status_hukum_politik: “rumor belum terkonfirmasi”
kategori_isu: - “akuisisi korporasi” - “pasar modal”
aktor_terlibat: - “Andi Syamsuddin Arsyad (Haji Isam)” - “PT Bank Central Asia Tbk (BBCA)” - “PT Bayan Resources Tbk (BYAN)” - “Low Tuck Kwong” - “Grup Djarum”
peristiwa_terkait: - “Akuisisi BYAN oleh Haji Isam”
confidence: 4 risiko_editorial: “sedang” last_updated: “2026-09-29” ---# Rumor Akuisisi BBCA oleh Haji Isam
> Kronologi Singkat: Pengusaha Andi Syamsuddin Arsyad (Haji Isam) dikabarkan berencana mengakuisisi PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) yang identik dengan Grup Djarum. Rumor ini muncul di media sosial dan memicu perhatian publik, meskipun BBCA telah menegaskan informasi tersebut tidak benar.
Kronologi
- 2026-09-23 — CFO PT Bayan Resources Tbk (BYAN) dilaporkan menjual saham jelang akuisisi oleh Andi Syamsuddin Arsyad (Haji Isam). - 2026-09-24 — [[pt-jhonlin-agro-raya|PT Jhonlin Agro Raya Tbk]] (JARR) membuka suara terkait afiliasi dengan Andi Syamsuddin Arsyad (Haji Isam) dalam rencana akuisisi PT Bayan Resources Tbk (BYAN). - 2026-09-25 — Transaksi Bayan-Andi Syamsuddin Arsyad (Haji Isam) di bawah harga pasar, OJK membuka suara. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menegaskan isu akuisisi tidak benar. - 2026-09-27 — JARR menjelaskan bahwa akuisisi PT Bayan Resources Tbk (BYAN) oleh Jhonlin Baratama tidak membebani JARR. - 2026-09-28 — Rumor akuisisi PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) oleh Andi Syamsuddin Arsyad (Haji Isam) semakin ramai. BBCA kembali menegaskan informasi tersebut tidak benar. - 2026-09-29 — Terjadi transaksi negosiasi saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) senilai Rp1,35 triliun dalam 4 hari perdagangan.
Aktor yang Terlibat
- Andi Syamsuddin Arsyad (Haji Isam) — Pengusaha asal Kalimantan yang dikabarkan berencana mengakuisisi PT Bank Central Asia Tbk (BBCA). Sebelumnya telah mengakuisisi 30% saham PT Bayan Resources Tbk (BYAN) dari Low Tuck Kwong. - PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) — Bank yang menjadi target rumor akuisisi. Telah menegaskan isu tersebut tidak benar. - PT Bayan Resources Tbk (BYAN) — Perusahaan batu bara yang telah diakuisisi 30% oleh Andi Syamsuddin Arsyad (Haji Isam) dari Low Tuck Kwong. - Low Tuck Kwong — Konglomerat yang melepas 30% saham PT Bayan Resources Tbk (BYAN) kepada Andi Syamsuddin Arsyad (Haji Isam). - Grup Djarum — Keluarga Hartono yang identik dengan kepemilikan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA).
Latar Belakang
Andi Syamsuddin Arsyad (Haji Isam) sebelumnya telah mengakuisisi 10.000.000.500 saham PT Bayan Resources Tbk (BYAN) atau setara dengan 30% dari seluruh saham perseroan dari konglomerat Low Tuck Kwong dan elaine-low|elaine-low|Elaine Low]]]]. Transaksi ini bermula dari rumor di media sosial yang kemudian terkonfirmasi melalui keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Kini, serupa dengan pola sebelumnya, rumor serupa muncul terkait rencana akuisisi PT Bank Central Asia Tbk (BBCA). Rumor ini juga bermula dari media sosial dan sempat mendapatkan bantahan dari pihak-pihak yang terlibat.
Perkembangan Terakhir
- 2026-09-29 — Berdasarkan data perdagangan, terdapat transaksi negosiasi saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dalam jumlah besar selama 4 hari perdagangan: - Kamis (24/9): Rp485,9 miliar untuk 778 ribu lot - Jumat (25/9): Rp111,1 miliar untuk 178 ribu lot - Senin (28/9): Rp710,4 miliar untuk 1,1 juta lot - Selasa (29/9): Rp77 miliar untuk 124 ribu lot - Total: Rp1,35 triliun untuk 2,18 juta lot saham di rentang harga Rp6.100-6.200 per saham - Akuisisi BYAN oleh Haji Isam — Peristiwa serupa yang telah terkonfirmasi dan menjadi preseden bagi rumor PT Bank Central Asia Tbk (BBCA).
Dampak Langsung
- Kapitalisasi pasar PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) mencapai Rp756 triliun per 28 September 2026. - Jika Andi Syamsuddin Arsyad (Haji Isam) ingin mengakuisisi seluruh saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), diperkirakan membutuhkan dana senilai Rp756 triliun. - Transaksi negosiasi besar-besaran memicu spekulasi pasar mengenai pihak-pihak yang terlibat. - PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menegaskan informasi akuisisi tidak benar dan mengimbau masyarakat mengakses informasi dari sumber resmi.
Relasi yang Terdokumentasi
- Andi Syamsuddin Arsyad (Haji Isam) — PT Bayan Resources Tbk (BYAN): Telah mengakuisisi 30% saham PT Bayan Resources Tbk (BYAN) dari Low Tuck Kwong. - Andi Syamsuddin Arsyad (Haji Isam) — PT Bank Central Asia Tbk (BBCA): Dikabarkan berencana mengakuisisi, namun belum terkonfirmasi. - Low Tuck Kwong — PT Bayan Resources Tbk (BYAN): Sebelumnya pemilik mayoritas PT Bayan Resources Tbk (BYAN), telah melepas 30% kepada Andi Syamsuddin Arsyad (Haji Isam). - Grup Djarum — PT Bank Central Asia Tbk (BBCA): Identik dengan kepemilikan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA).
Sumber
- Di Tengah Rumor Akuisisi Haji Isam, Ada Peralihan 2,18 Juta Saham BBCA — CNBC Indonesia, 29 September 2026 - Haji Isam Harus Siapkan Duit Segini Jika Mau Caplok BCA (BBCA) — CNBC Indonesia, 28 September 2026 - Mirip Seperti BYAN, Begini Awal Mula Rumor Haji Isam Mau Caplok BCA — CNBC Indonesia, 28 September 2026
