BCA Bantah Isu Rumor Akuisisi Saham BBCA oleh Haji Isam

Kronologi Singkat: Pada 26 September 2026, isu yang beredar di media sosial mengenai rencana Haji Isam (Andi Syamsuddin Arsyad) mengakuisisi saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dibantah oleh BCA. EVP Corporate Communications & Social Responsibility BCA, Hera F Haryn, menyatakan informasi tersebut tidak benar dan mengimbau publik untuk hanya mengandalkan sumber resmi.

Kronologi

  • [2026-09-26] — Isu beredar di media sosial mengenai rencana aksi korporasi tertentu terhadap BCA, dengan narasi bahwa Haji Isam bakal mengakuisisi bank tersebut usai aksi korporasinya terhadap PT Bayan Resources Tbk (BYAN).
  • [2026-09-26] — BCA melalui EVP Corporate Communications & Social Responsibility, Hera F Haryn, mengeluarkan keterangan pers: “Menanggapi isu yang beredar di media sosial terkait adanya rencana aksi korporasi tertentu terhadap BCA, dapat kami sampaikan bahwa informasi tersebut tidak benar.”
  • [2026-09-26] — Hera F Haryn menegaskan BCA tetap beroperasi berdasarkan prinsip kehati-hatian, berintegritas, dan sesuai regulasi yang berlaku.

Aktor yang Terlibat

Latar Belakang

BCA adalah bank swasta terbesar di Indonesia yang dimiliki oleh keluarga Hartono (Robert Budi Hartono dan almarhum Michael Bambang Hartono). Rumor yang beredar mengaitkan potensi akuisisi BCA dengan Haji Isam, yang saat itu sedang terkait dengan aksi korporasi terhadap PT Bayan Resources Tbk (BYAN).

Perkembangan Terbaru

  • [2026-09-26] — BCA resmi membantah rumor melalui keterangan pers Hera F Haryn.
  • [2026-09-26] — RayaTimes melaporkan bantahan BCA dengan judul “BCA Bantah Isu Haji Isam Bakal Akuisisi Saham BBCA”.
  • [2026-09-26] — Bloomberg Technoz juga melaporkan respons BCA dengan judul “BCA Jawab Kabar Haji Isam Akuisisi Saham Perusahaan”.

Dampak Langsung

  • Harga saham BCA tidak terdampak signifikan dari rumor yang cepat dibantah.
  • Publik diimbau untuk mengakses informasi dari sumber-sumber resmi.

Sumber

Sumber Data