BYAN membantah mengetahui rencana akuisisi 62,2% saham oleh Haji Isam. Corporate Secretary Jenny Quatero menyatakan: ‘Perusahaan tidak mengetahui adanya rencana transaksi pengambilalihan atau akuisisi sekitar 62,2% saham BYAN oleh Haji Isam atau pihak terafiliasi.’ Namun pemegang saham pengendali (Low Tuck Kwong & elaine-low|Elaine Low]]) menyatakan dapat mempertimbangkan peluang investasi untuk memaksimalkan investasi di BYAN. Data per 31 Juli 2026: Low Tuck Kwong 40,251%, elaine-low|Elaine Low]] 22,002% (total 62,253%). Dengan harga Rp17.275 per saham, nilai pasar 62,2% = Rp358,17 triliun. Saham BYAN naik 19,97% pada 18 Agustus 2026.
