Dato’ Low Tuck Kwong dan elaine-low|Elaine Low]] menandatangani CSPA dengan pt-jhonlin-baratama|PT Jhonlin Baratama]] pada 16 September 2026. Pembelian 10 miliar saham setara 30% BYAN. Berdasarkan harga Rp11.525, nilai estimasi Rp115,25 triliun (BUKAN nilai transaksi resmi). Bukti bahwa pembeli adalah pt-jhonlin-baratama|PT Jhonlin Baratama]], bukan JARR. BYAN menyatakan force majeure akibat pembatasan kuota produksi batubara 2026 belum disetujui pemerintah. BYAN produsen batubara terbesar, produksi 2025: 68 juta ton.
