Low Tuck Kwong dan elaine-low|Elaine Low]] sepakat menjual 10.000.000.500 saham BYAN kepada pt-jhonlin-baratama|PT Jhonlin Baratama]] melalui CSPA yang ditandatangani 16 September 2026. Setelah transaksi selesai, Jhonlin Baratama akan memegang ~30% BYAN. Harga transaksi tidak diungkapkan. Manajemen BYAN (Jenny Quantero & Alastair Mcleod) menyatakan transaksi tidak berdampak material negatif. Tiga anak usaha BYAN (PT Tiwa Abadi, PT Tanur Jaya, PT Fajar Sakti Prima) sebelumnya menyatakan force majeure karena RKAB 2026 belum disetujui. ESDM masih mengevaluasi RKAB Bayan.

Relasi Terkait