Andi Syamsuddin Arsyad (Haji Isam)
Andi Syamsuddin Arsyad, dikenal sebagai Haji Isam, adalah pengusaha nasional asal Kalimantan Selatan dan pemilik Jhonlin Group. Ia terlibat dalam akuisisi PT Bayan Resources Tbk (BYAN) yang menjadi sorotan pasar modal Indonesia pada Agustus-September 2026.
Profil
- Lahir: 1977, Kalimantan Selatan
- Bisnis utama: Jhonlin Group — konglomerasi pertambangan & infrastruktur
- Subsidiary: PT Primanugraha Permata (PGUN), PT Jhonlin Agro Raya (JARR), PT Tunas Energi Bayu (TEBE)
- Perkiraan kekayaan: Rp62,14 triliun (~US$3,50 miliar) di tiga emiten (PGUN, JARR, TEBE)
Akuisisi BYAN
- 15 Agustus 2026: Kunjungan kerja ke tambang BYAN di Kutai Kartanegara bersama Dato’ Low Tuck Kwong dan Norman Joesoef — memicu rumor pasar.
- Agustus-September 2026: Rumor akuisisi 62,2% saham BYAN beredar; saham BYAN melonjak 19,97% (limit up) pada 18 Agustus.
- 9 September 2026: Bloomberg melaporkan penawaran tunai US$3 miliar untuk ~62% saham BYAN.
- 16 September 2026: PT Jhonlin Baratama menandatangani CSPA untuk 10.000.000.500 saham BYAN (~30%).
- 17 September 2026: Transaksi diumumkan resmi kepada OJK dan BEI.
Artikel Terkait
- Akuisisi Bayan Resources oleh Haji Isam — artikel wiki utama tentang akuisisi BYAN
Atribut Data
- birth_year: 1977
- origin: Kalimantan Selatan
- companies: jhonlin-group|Jhonlin Group]], PT Primanugraha Permata (PGUN), PT Jhonlin Agro Raya (JARR), PT Tunas Energi Bayu (TEBE)
- net_worth_estimate: Rp62,14 triliun
- status: Pengusaha Batubara & Infrastruktur
Sumber Data
- kg-documents[haji-isam-saham-bayan-2026]
- kg-documents[bloomberg-byan-outlook-negatif-2026]
