Jhonlin Group
Jhonlin Group adalah konglomerasi pertambangan dan infrastruktur milik Andi Syamsuddin Arsyad (Haji Isam) yang beroperasi di Indonesia. Group ini memiliki kuota produksi batubara pemerintah sekitar 60 juta ton per tahun dan merupakan induk dari beberapa emiten terkait.
Profil
- Pemilik: Andi Syamsuddin Arsyad (Haji Isam)
- Sektor: Batubara & Infrastruktur
- Kuota produksi: ~60 juta ton/tahun
- Subsidiary utama: PT Primanugraha Permata (PGUN), PT Jhonlin Agro Raya (JARR), PT Tunas Energi Bayu (TEBE)
Peran dalam Akuisisi BYAN
Jhonlin Group memimpin konsorsium yang mengakuisisi PT Bayan Resources Tbk (BYAN):
- 15 Agustus 2026: Haji Isam melakukan kunjungan kerja ke tambang BYAN bersama Dato’ Low Tuck Kwong dan Norman Joesoef — memicu rumor pasar.
- 9 September 2026: Bloomberg melaporkan entitas yang dikendalikan Haji Isam mengajukan penawaran tunai US$3 miliar untuk ~62% saham BYAN.
- 16 September 2026: PT Jhonlin Baratama (entitas khusus Jhonlin Group) menandatangani CSPA dengan Dato’ Low Tuck Kwong dan Elaine Low untuk 10.000.000.500 saham BYAN (~30%).
- 17 September 2026: Transaksi diumumkan resmi kepada OJK dan BEI.
Signifikansi
Jika transaksi 30% saham BYAN berhasil dituntaskan, konsolidasi Jhonlin Group (produksi tambang), PT Bayan Resources Tbk (BYAN) (kapasitas dan efisiensi), dan RKI (logistik maritim) akan membentuk ekosistem batubara terintegrasi yang masif di Indonesia.
Atribut Data
- sector: Batubara & Infrastruktur
- owner: haji-isam|Andi Syamsuddin Arsyad (Haji Isam)]]
- coal_quota_2026: 60 juta ton
- subsidiaries: PT Primanugraha Permata (PGUN), PT Jhonlin Agro Raya (JARR), PT Tunas Energi Bayu (TEBE)
Sumber Data
- kg-documentshaji-isam-saham-bayan-2026]
